RSS

Judi Berkedok Wara Tetap Berlanjut, Ketua MAKI Minta Pihak Aparat Kepolisian Bertindak Tegas

Judi Berkedok Wara Tetap Berlanjut, Ketua MAKI Minta Pihak Aparat Kepolisian Bertindak Tegas
www.bidiknusantara.com www.bidiknusantara.com
November 25, 2019


Muara Teweh, sebagai mana berita yang telah dilansir sebelumnya yang di umumkan ketua Majelis Kaharingan Indonesia (MAKI) bahwa Wara diseputaran kota muara teweh telah berahir dengan penusukan kerbau tertanggal 24/11/2019 kemaren, dan Simar seku pelaksana acara harus melaksanakan Nyiwah" setelah itu  tidak ada lagi wara lanjutan. 
Tetapi sepertinya apa yg di umumkan Sukarni, S.Ag, S.H, M.Si selaku ketua MAKI di barito-utara  bagaikan air disiram bensin sehingga impormasi malam ini 26/11/2019 judi tersebut malah semakin menjadi-jadi di tempat yg sama yaitu di Jalan penreh menuju lingkar kota, Kecamatan Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara, Provinsi Kalimantan Tengah

Kepada Wartarepublik.net, Saya sudah tegaskan bahwa tidak ada lagi wara yang bisa di laksanakan di seputaran kota muara teweh apalagi tidak seijin dengan umat yang beragama Kaharingan ataupun pemangku yang memiliki kewenangan" kata @Sukari, saya juga sudah tegaskan bahwa siapapun yang memberikan ijin atau rekomendasi sejenisnya sekalipun demang kepal adat" mereka tidak dibenarkan, kerna demang bisa saja dari agama lain tetapi ritual wara adalah ibadah kematian umat kaharingan yang bersifat khusus dan saya yakin bahwa pihak aparat kepolisian setempat lebih memahami dan mengetahui mana yg ritual, mana yang adat, dan mana yg budaya" kata Sukarni.

Besok" saya akan sampaikan pengaduan keberatan warga kota muara teweh dan keberatan umat kaharingan melalui DPRD kabupaten barito-utara dengan harapan agar pemerintah daerah dapat menyikapi permasalahan yg menurut saya bukan hanya mencoreng nama baik kami umat yang beragama kaharingan tetapi juga mencoreng nama baik pemerintahan di kabupaten barito utara ini juga saya berharap agar pihak aparat setempat dapat mengambil tindakan tegas terhadap para pelaku da pemberi ijin. Kata Sukarni. (Yudi/Tim)





 
Bagikan!  

0 Comments: